Tentang Rencana Kenaikan suku bunga THE FED

Presiden Fed Richmond Jeffrey Lacker mengatakan bahwa kemungkinan kenaikan tingkat suku bunga Amerika Serikat (AS) semakin kuat ketika pembuat kebijakan di Federal Reserve atau the Fed melakukan pertemuan di akhir September ini.
Lacker memang tidak memiliki suara atas pengambilan kebijakan di 20-21 September atas pertemuan the Fed. Namun, dirinya akan berpartisipasi dala diskusi dan komentarnya menunjuk ke sebuah perdebatan yang sedang berlangsung dalam bank sentral AS pada saat mengetatkan kebijakan.

"Sepertinya kasus untuk kenaikan suku bunga akan menjadi kuat pada September," kata Lacker, kepada wartawan setelah sidang Kongres di Washington, dengan alasan bahwa pasar tenaga kerja yang kuat menjadi alasan untuk mengangkat suku bunga, seperti dikutip Reuters , Kamis (8/9/2016).
Sementara itu, Presiden Fed Kansas City Esther George, yang akan memiliki suara pada kebijakan bulan ini, mengatakan selama sidang dia percaya pasar tenaga kerja AS akan berada pada kekuatan penuh dan nantinya bisa mendukung kenaikan tingkat suku bunga AS.
Ketua the Fed Janet Yellen mengatakan pada bulan lalu kenaikan tingkat suku bunga memiliki kemungkinan terjadi, namun pembuat kebijakan lainnya di the Fed mendesak agar kenaikan itu mengedepankan asas kehati-hatian.
Ditanya mengenai perdebatan dalam pengambil kebijakan the Fed tentang suku bunga dan risiko pasar tenaga kerja yang overheating, Lacker mengatakan beberapa pembuat kebijakan yang lebih terbuka memberikan sinyal ada kemungkinan tingkat pengangguran jatuh lebih rendah dari saat ini yang berada di angka 4,9 persen.
"Wakar berbeda pendapat pada suku bunga dan manfaat untuk mengeksplorasi apakah kerja maksimum benar-benar sesuai dengan tingkat pengangguran yang lebih rendah daripada yang kita lihat sekarang," pungkasnya.